Istri seorang pengacara meninggal. Di pemakaman, orang-orang di kejutkan dengan nisan yang bertulisankan, "Grace, Istri dari Pengacara Phillips, Pengacara untuk urusan Perceraian, Pidana, Perdata, dan Urusan Hukum Lainnya."
Tiba-tiba, Phillips menangis terisak-isak. Saudaranya berkata, "Menangislah, agar orang betul-betul tahu kalau kau sangat kehilangan istrimu!"
Dengan air mata yang masih berlinang di pipinya, Phillips berkata, "Mengapa mereka sama sekali tidak mencantumkan nomor telepon dan alamat e-mailku di batu nisan itu?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar